Wednesday, February 15, 2012

Artikel si Belog

Perkenalkan nama saya si belog. Saya hanya orang bodoh yang berusaha menulis tentang yang saya tahu saja. Maaf jika terjadi kesalahan, maklum karena saya bodoh. Saya sendiri jarang membaca Kitab Suci dan belum mampu memahami Kitab Suci secara menyeluruh. Oleh sebab itu saya tidak ingin menyampaikan apapun dari Kitab Suci, yang mau saya sampaikan cuma hal-hal yang cukup sederhana. Biarlah orang-orang suci yang menyampaikan isi dari Kitab Suci.

Hal-hal yang ada di alam yang sering ditemui, itulah yang akan disampaikan. Belajar dari guru-guru yang berpikiran jernih, belajar dari ciptaan Tuhan yang disebut pohon, binatang dan ciptaan Tuhan lainnya.

"Mungkin sebaiknya sebelum manusia mempelajari Kitab Suci, lebih dahulu memahami hidup dari ciptaan Tuhan"

Mengambil dari nasehat guru jernih bahwa pohon juga memberikan pelajaran berharga pada manusia, lihat pohon kelapa contohnya : Ada akar yang tulus tanpa meminta (tidak terlihat, ada didalam tanah, selalu memberi makanan kepada akar, daun, buah dan batang), lihat batang yang selalu menyangga dengan penuh kesabaran, lihat daun yang memberikan keteduhan dan buah yang membawa keindahan. Pohon kelapa hidup saling menopang. Seolah memberikan pelajaran kepada manusia kita hidup dalam perbedaan (baik agama, ras, golongan dll) dan harus saling menyangga.

Lihat bunga, memberi keindahan dan keharuman pada semua dan ketika akhirnya menjadi pupuk untuk tanaman. Seolah memberikan pelajaran kepada manusia bersikaplah seperti bunga yang selalu membawa keharuman dan keindahan untuk semua dan kemudian menjadi penyemangat bagi semua.

Lihat tanah (ibu pertiwi), manusia selalu menyakiti ibu pertiwi selalu menginjak tetapi lupa menghormati. Manusia berpijak ke tanah, tapi menganggap tanah itu jorok dan kotor. Tetapi ibu pertiwi dengan sabar memberikan kehidupan kepada manusia untuk dapat terus berpijak.

Bukankah alam, banyak memberikan kita pelajaran.

Mungkin setelah kita memahami ciptaan-Nya baru kemudian kita mempelajari Kitab Suci yang diturunkan Tuhan. Sehingga dengan belajar memahami ciptaan-Nya manusia mampu meminimalkan kesalahan untuk memahami ajaran dalam Kitab Suci. Agar supaya Kitab Suci tidak menjadi kambing hitam perpecahan manusia.

Maaf jika tulisan saya si belog ini ada yang salah dan menyakiti, bukan maksud hati. Tapi lebih ke arah curahan hati.

No comments:

Post a Comment